Jumat, 21 Mei 2010

Penerapan Digester bagi Peternak Sapi


Dahulu banyak orang menganggap kotoran sapi sebagai benda yang tidak banyak berguna dan pemanfaatannya hanya sebatas pada pembuatan pupuk ternak. Namun siapa sangka bahwa dari kotoran sapi ini bisa dihasilkan sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Energi yang dihasilkan dari kotoran sapi ini adalah biogas berupa gas methan yang diolah melalui alat yang disebut bio-digester. Teknologi ini sudah dikembangkan di beberapa peternak sapi di Jawa Tengah dan Jawa Barat,Biogas yang dihasilkan dari kotoran tersebut dipakai sebagai bahan bakar untuk memasak dan juga penerangan.

Bio-digester adalah alat yang digunakan untuk mengolah limbah organik (khususnya kotoran ternak dan limbah industry tahu dan tempe) menjadi biogas sehingga dapat digunakan untuk memasak dan hasil lainnya berupa pupuk organik Dalam skala limbah ternak khususnya sapi, alat ini didesain mampu mengolah limbah 1 ekor sapi ukuran sedang dengan biogas yang dihasilkan tiap hari 0,5 sampai 0,9 meterkubik atau jika digunakan untuk memasak selama 2 sampai 3 jam tiap hari. Tetapi jika digunakan dalam industri tahu, alat ini dapat mengolah limbah cair 35 liter tiap hari dengan gas yang dihasilkan 0,3-0,6 meterkubik tiap hari.Dalam perkembangannya banyak alat bio-digester yang telah dibuat dan dimodifikasi sesuai dengan ukuran dan material yang didapat. Di bawah ini adalah 2 tipe bio-digester yang umum digunakan.

1. Type Floating Dome.


2. Type Fixed Dome .


Proses pengubahan limbah kotoran menjadi biogas disebut proses digester yang merupakan suatu proses bioteknologi yang dapat mengubah limbah biologis misalnya kotoran ternak ,limbah pengolahan bahan pangan maupun limbah produk pertanian dengan cara mencerna, mendegradasi limbah tadi menggunakan bantuan mikroba menjadi produk yang mengandung senyawa karbon paling sederhana misalnya biogas sedangkan Komposisi biogas yang dihasilkan dari proses tersebut terbesar adalah gas Methan (CH4) sekitar 54-70% serta gas karbondioksida (CO2) sekitar 27-45%.Gas methan (CH4) yang merupakan komponen utama biogas merupakan bahan bakar yang berguna karena mempunyai nilai kalor yang cukup tinggi, yaitu sekitar 4800 sampai 6700 kkal/m³, sedangkan gas metana murni mengandung energi 8900 Kcal/m. Sebagaimana diistilahkan “anaerob”, maka proses pencernaan berlangsung tanpa melibatkan atau meminimalkan kehadiran udara (lebih tepatnya oksigen).


Untuk pemeliharaan bio-digester bisa dilakukan hal-hal berikut

  1. Tidak memasukkan zat-zat kimia ke dalam bio-digester.
  2. Lumpur kotoran hasil pengurasan tangki masih berbahaya bagi lingkungan ,sehingga masih diperlukan pengolahan lebih lanjut.
  3. Hindarkan api dan zat yang mudah terbakar dari lubang pengaliran gas.
  4. Coba rawat dengan baik agar tidak terjadi kebocoran.


Sumber:

- Ana Nurhasanah dkk,Perkembangan Digester Biogas di Indonesia,2006.
- www.kr.co.id.
- http://www.dimsum.its.ac.id/id
-
http://www.eere.energy.gov/tribalenergy/pdfs/course_biomass_duff_ad.pdf





Kamis, 31 Desember 2009

.

Creative Common License

File ini berformat pptx,jika ingin mengunduh kilik disini

Router





Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.
Daftar isi :
1 Fungsi
2 Jenis-jenis router
3 Router versus Bridge
4 Keuntungan dan kekurangan router
5 Cara kerja router
Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).



Analogi Router dan Switch

Sebagai ilustrasi perbedaan fungsi dari router dan switch adalah switch merupakan suatu jalanan, dan router merupakan penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan yang memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada sebuah LAN.


Router sangat banyak digunakan dalam jaringan berbasis teknologi protokol TCP/IP, dan router jenis itu disebut juga dengan IP Router. Selain IP Router, ada lagi AppleTalk Router, dan masih ada beberapa jenis router lainnya. Internet merupakan contoh utama dari sebuah jaringan yang memiliki banyak router IP. Router dapat digunakan untuk menghubungkan banyak jaringan kecil ke sebuah jaringan yang lebih besar, yang disebut dengan internetwork, atau untuk membagi sebuah jaringan besar ke dalam beberapa subnetwork untuk meningkatkan kinerja dan juga mempermudah manajemennya. Router juga kadang digunakan untuk mengoneksikan dua buah jaringan yang menggunakan media yang berbeda (seperti halnya router wireless yang pada umumnya selain ia dapat menghubungkan komputer dengan menggunakan radio, ia juga mendukung penghubungan komputer dengan kabel UTP), atau berbeda arsitektur jaringan, seperti halnya dari Ethernet ke Token Ring.

Router juga dapat digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah layanan telekomunikasi seperti halnya telekomunikasi leased line atau Digital Subscriber Line (DSL). Router yang digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah koneksi leased line seperti T1, atau T3, sering disebut sebagai access server. Sementara itu, router yang digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal ke sebuah koneksi DSL disebut juga dengan DSL router. Router-router jenis tersebut umumnya memiliki fungsi firewall untuk melakukan penapisan paket berdasarkan alamat sumber dan alamat tujuan paket tersebut, meski beberapa router tidak memilikinya. Router yang memiliki fitur penapisan paket disebut juga dengan packet-filtering router. Router umumnya memblokir lalu lintas data yang dipancarkan secara broadcast sehingga dapat mencegah adanya broadcast storm yang mampu memperlambat kinerja jaringan.



2.Jenis-jenis router

Secara umum, router dibagi menjadi dua buah jenis, yakni:

static router (router statis): adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statis yang diset secara manual oleh para administrator jaringan.

dynamic router (router dinamis): adalah sebuah router yang memiliki dab membuat tabel routing dinamis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan dengan router lainnya.

Selain itu,dalam penggunannya pada jaringan computer,router dibagi menjadi tiga jenis,yaitu:
1. Router Aplikasi
2. Router Hardware
3. Router PC

Router aplikasi adalah aplikasi yang dapat kita instal pad sistem operasi, sehingga sistem operasi tersebut akan memiliki kemampuan seperti router, contoh aplikasi ini adalah Winroute, WinGate, SpyGate, WinProxy dan lain-lain.
Router Hardware adalah merupakan hardware yang memiliki kemampuan sepertiu router, sehingga dari hardware tersebut dapat memancarkan atau membagi IP Address dan men-sharing IP Address, pada prakteknya Router hardware ini digunakan untuk membagi koneksi internet pada suatu ruang atau wilayah, contoh dari router ini adalah access point, wilayah yang dapat mendapat Ip Address dan koneksi internet disebut Hot Spot Area.
Router PC adalah Sistem Operasi yang memiliki fasilitas untuk membagi dan mensharing IP Address, jadi jika suatu perangkat jaringan (pc) yang terhubung ke komputer tersebut akan dapat menikmati IP Address atau koneksi internet yang disebarkan oleh Sistem Operasi tersebut, contoh sistem operasi yang dapat digunakan adalah semua sistem operasi berbasis client server, semisal Windows NT, Windows NT 4.0, Windows 2000 server, Windows 2003 Server, MikroTik (Berbasis Linux), dan lain-lain.

3.Router versus Bridge

Cara kerja router mirip dengan bridge jaringan, yakni mereka dapat meneruskan paket data jaringan dan dapat juga membagi jaringan menjadi beberapa segmen atau menyatukan segmen-segmen jaringan. Akan tetapi, router berjalan pada lapisan ketiga pada model OSI (lapisan jaringan), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, seperti halnya alamat IP. Sementara itu, bridge jaringan berjalan pada lapisan kedua pada model OSI (lapisan data-link), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, yakni MAC address.

Lalu, kapan penggunaan bridge jaringan dilakukan dan kapan penggunakan router dilakukan? Bridge, sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang sama (sebagai contoh: segmen jaringan berbasis IP dengan segmen jaringan IP lainnya). Selain itu, bridge juga dapat digunakan ketika di dalam jaringan terdapat protokol-protokol yang tidak bisa melakukan routing, seperti halnya NetBEUI. Sementara itu, router sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang berebeda (seperti halnya untuk menghubungkan segmen jaringan IP dengan segmen jaringan IPX.) Secara umum, router lebih cerdas dibandingkan dengan bridge jaringan dan dapat meningkatkan bandwidth jaringan, mengingat router tidak meneruskan paket broadcast ke jaringan yang dituju. Dan, penggunaan router yang paling sering dilakukan adalah ketika kita hendak menghubungkan jaringan kita ke Internet


Keuntungan Menggunakan Router
Keuntungan yang didapatkan dengan menggunakan router pada jaringan adalah :
- Isolasi trafik broadcast. Kemampuan ini memperkecil beban jaringan karena trafik jenis ini
dapat diisolasikan pada sebuah LAN saja.
- Fleksibilitas. Router dapat digunakan pada topologi jaringan apapun dan tidak peka terhadap
masalah kelambatan waktu.
- Pengaturan prioritas. Router dapat mengimplementasikan mekanisme pengaturan prioritas antar
protokol.
- Pengaturan konfigurasi. Router umumnya dapat lebih dikonfigurasi daripada bridge.
- Isolasi masalah. Router membentuk penghalang antar LAN dan memungkinkan masalah yang
terjadi diisolasi pada LAN tersebut.
- Pemilihan jalur. Router umumnya lebih cerdas daripada bridge dan dapat menentukan jalur
optimal antar dua sistem.

Kerugian Menggunakan Router
Kerugian yang terjadi dengan menggunakan router adalah :
- Tergantung pada protokol. Router yang beroperasi pada lapisan network OSI hanya mampu
meneruskan trafik yang sesuai dengan protokol yang diimplementasikan.
- Biaya. Router umumnya lebih kompleks daripada bridge dan lebih mahal. Overhead pemrosesan
pada router lebih besar sehingga throughput yang dihasilkan dapat lebih rendah daripada bridge.
- Pengalokasian alamat. Dalam internetwork yang menggunakan router, memindahkan sebuah
mesin dari LAN yang satu ke LAN yang lain berarti mengubah alamat jaringan pada sistem itu.
- Sistem tak terjangkau. Penggunaan routing table statik menyebabkan beberapa sistem dapat
terjangkau oleh sistem lain.

Data Statistik Kelas PTIK*


Seperti yang terlihat pada chart di atas,lebih dari 80% mahasiswa di kelas PTIK Pak Affandi memiliki komputer pribadi. Angka tersebut sudah lebih dari cukup untuk menunjang pembelajaran IT di kelas ini,belum lagi ditunjang dengan lab komputer yang tersedia di hampir setiap jurusan.Dengan begitu,mahasiswa yang belum memiliki komputer pribadi tidak perlu terlalu susah payah untuk bisa mengakses komputer apabila membutuhkannya. Angka 80% merupakan jumlah yang sanagat bagus,apabila angka ini didapatkan dari jumlah seluruh penduduk di suatu negara,maka bisa dipastikan negara tersebut merupakan salah satu negara yang sangat maju di bidang IT,seperti negara Finland yang kurang lebih 70% penduduknya memiliki komputer pribadi yang menjadikan salah satu penyebab negara ini menjadi negara yang maju di bidang IT.

Untuk akses Internet,100% mahasiswa kelas PTIK Mr. Affandi pernah menggunakannya,situs Google dan Wikipedia menjadi situs yang paling banyak dikunjungi oleh mereka,seluruh mahasiswa kelas PTIK pernah mengunjungi situs tersebut.Salah satu situs share video terbesar di dunia,Youtube,menjadi situs ke2 terbanyak yang dikunjungi oleh mereka lalu diikuti oleh situs jejaring sosial Facebook,MySpace, dan Twitter.Penggunaan Internet untuk tujuan edukasi di kelas ini dinilai kurang memuaskan,fakta ini bisa dilihat dari tidak lebih dari 50% anak yang pernah mengunjungi situs pembelajaran dan mengunduh e-Book,lalu hanya 30 mahasiswa yang telah menggunakan BSE.

Magister

Bekerja

Wirausaha

Industri

Pendidikan

Pemerintah

10

8

11

6

6

Tabel di atas merupakan tabel rencana 5 tahun ke depan mahasiswa kelas PTIK Pak Affandi,Bekerja merupakan rencana terbanyak mereka lalu diikuti rencana melanjutkan study di S2,dan yang terakhir adalah rencana 6 mahasiswa yang ingin merintis usaha sendiri.

Pak Affandi memberikan beberapa saran kepada seluruh mahasiswa yang ingin bekerja, salah satunya adalah dengan memantau persyaratan dalam kualitas dan karakteristik pekerja yang di inginkan oleh perusahaan,caranya adalah dengan rajin melihat lowongan pekerjaan yang diiklankan di koran ataupun media lainnya,dengan begitu mahasiswa bisa mengukur kemampuannya dan apabila mereka belum memenuhi kriteria,mereka bisa memenuhi kriteria tersebut mulai dari sekarang, Persyaratan paling umum yang diinginkan oleh suatu perusahaan adalah kemampuan berbahasa inggris yang baik,di abad ini nilai TOEFL merupakan parameter bagi seseorang apakah dia mampu berbahasa Inggris dengan baik atau tidak.Rata-rata suatu perusahaan mensyaratkan nilai TOEFL sekitar 500, untuk mencapai angka ini, Pak Affandi mempunyai tips yang telah diberikan kepada mahasiswanya,yaitu dengan sering membaca paper,novel ataupun literatur bahasa inggris,setelah membaca bacaan tersebut mereka disarankan untuk membuat resume dari apa yang telah dibacanya.Apabila mereka sering melakukan kegiatan tersebut,maka Dosen Elektro yang telah banyak mengunjungi berbagai negara itu menjamin bahwa angka 500 bukanlah hal yang sulit untuk dicapai.

*)Data ini tidak semuanya mencakup mahasiswa yang datang terlambat

Jumat, 23 Mei 2008

Bhut Jolokia , "Lombok" Terpedas di Dunia


Tidak hanya suhu, kecepatan ,berat ataupun sebangsanya yang memiliki satuan,Namun tahukah anda bahwa di dunia ini ada satuan guna mengukur kepedasan sebuah cabai?? Ya, satuan tersebut dinamakan satuan scoville yang diambil dari nama seorang farmakolog Amerika Serikat bernama Wilbur L. Scoville (1865 – 1942). Skala scoville ini mengukur konsenstrasi sebuah zat dalam sebuah cabai yang bernama capsaicin, zat inilah yang bertanggungjawab memberikan rasa pedas pada sebuah cabai. Ok, sekarang kita mempunyai satuan scoville untuk mengukur kepedasan suatu cabai seperti halnya kita mempunyai satuan kilometer untuk mengukur panjang atau kilogram untuk mengukur berat, lantas bagaimana caranya mengukur kepedasan cabai? Apakah cabai dimakan begitu saja lalu dinilai kepedasannya?? Tentu tidak sepenuhnya begitu, karena panca indera manusia adalah alat pengukur yang buruk dan kurang presisi. Namun walaupun begitu pengukuran kepedasan cabai pada awalnya masih melibatkan panca indera manusia. Pada tahun 1912 ketika Wilbur Scoville menemukan skala ini, ia melakukan pengukuran kepedasan suatu cabai dengan cara sebagai berikut: Larutan ekstrak/sari cabai dilarutkan ke dalam air yang diberi gula sampai pedasnya tidak terasa lagi, sudah pedas tidaknya sebuah cabai yang diuji ini biasanya dilakukan oleh lima orang penguji. Jadi satuan scoville menunjukkan berapa kali sebuah cabai harus dilarutkan dalam air gula (dalam jumlah tertentu yang standard) sampai zat capsaicin-nya semua larut yang membuat cabai tersebut menjadi tidak pedas lagi. Nah, karena dengan metode pengukuran seperti di atas masih melibatkan panca indera manusia, tentu saja pengukuran masih dapat terjadi bias dan kurang obyektif (selain pengukuran cara di atas kurang praktis) untuk itu pengukuran kepedasan cabai pada saat ini menggunakan metode yang canggih yang dinamakan High Pressure Liquid Chromatography atau High Performance Liquid Chromatography (HPLC) yang menihilkan keterlibatan panca indera manusia dalam pengukuran kepedasan cabai.

Dan Dari pengukuran yang sudah dilakukan,Cabai alami yang paling pedas adalah Bhut Jolokia, Bhut Jolokia bukanlah cabe sembarangan, tingkat kepedasan yang dihasilkan cabe asli India itu mencapai 1000 kali lipat dibandingkan cabe yang biasa kita temukan di dapur.Pada Uji tingkat Kepedasan menggunakan skala Scoville Heat Unit(SHU) ternyata cabe BHUT JOLOKIA mencapai tingkat kepedasan 1 juta SHU yang berarti hampir dua kali lebih pedas dari cabe pemegang rekor sebelumnya RED SAWINA yang SHU-nya hanya 577.000. BHUT JOLOKIA berarti “Cabe Hantu” dan karena saking pedasnya digambarkan bisa serasa “lepas nyawa” kalau dimakan. Cabe ini berdampak besar terhadap industri makanan karena tidak perlu lagi cabe kemasan besar tapi cukup dengan kemasan kecil saja sudah pedas.Anda mau mencoba??




Dari berbagai Sumber.
(Forum IDWS,Forum clubbing kapan lagi,lintas berita.com,dll)